Rabu, 04 April 2012

Kertas Bisu

Resahku letihku
Hanya kubagi dengan kertas bisu
Sedihku tangisku
Hanya kukatakan pada sang bayu
Tak ada yang tahu, selain alam yang kelabu

Tak ada yang mengerti hatiku
Selain alam yang menderu
Asa hanyaku sandarkan pada sang waktu
Yang masih setia menemaniku

Meski egoku kadang memaksaku
Untuk cepat berlalu
Bahkan kembali kemasa lalu

       puisi ngutit

Waktu

Waktu bisa melupakan
Bahkan berubah kejam
Waktu adalah nafas panjang
Waktu adalah kesempatan
Yang tak kenal kompromi
Waktu mungkin merubah
Kau dan Aku..

           

Luka

Lihatlah pada tarian ombak
Disitu cintaku yang hanyut
Dalam belahan badai.

Lihatlah pada sang bintang
Disana rinduku menyala
Lihatlah pada pasir-pasir di pantai
Disana cintaku yang hanyut
Dan terdampar dalam luka.

              lissa.